15 October 2018

Enterpreunership

Matlair, Solusi Budidaya Ikan Hemat Lahan

KONFRONTASI-Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan demplot atau percontohan pembudidayaan ikan air tawar dengan hemat lahan dan air di 11 lokasi daerah ini pada 2018.

Sukses Pemuda 26 Tahun Asal Bandung Ini Beromzet Miliaran Rupiah Per Bulan

BANDUNG-Buat sebagian orang yang suka bisnis, nama Dewa Eka Prayoga sudah akrab di telinga. Menjelang usia 22 tahun ia rugi Rp 7,7 miliar. Namun lima tahun kemudian, ia bisa menghasilkan omzet miliaran rupiah per bulan. Kepada Kompas.com, Eka membagikan kisahnya. Ia mulai berbisnis pada usia 19 tahun saat duduk sebagai mahasiswa di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Ia membuka usaha bimbingan belajar bernama DNA di Gelap Nyawang Bandung.

Lima Pemborosan yang Sering Tak Disadari

KONFRONTASI-Meskipun Anda kaya raya, membuang uang itu pilihan dungu. Coba pikirkan apa yang bisa dibeli dengan uang-uang yang keluar percuma. Simak lima penyebab yang membuat Anda membuang-buang uang tanpa disadari seperti dilansir Time.

1. Beli barang baru hanya karena itu baru

Anda termasuk orang yang mengantre di depan toko pada hari pertama penjualan iPhone tipe baru. Coba pikirkan, selalu akan ada iPhone yang baru. 

Ketika Anak-anak Muda Menjadi Jutawan Berkat Video Game

KONFRONTASI-Alex Balfanz adalah mahasiswa berusia 18 tahun di Universitas Duke, Carolina Utara. Setiap hari ia menghadiri kuliah atau seminar, kemudian mengerjakan tugas. Seperti mahasiswa lain seusianya, ia mencurahkan beberapa jam setiap hari, dan lebih banyak lagi pada akhir pekan, untuk video game.

Tapi ia tak sekadar bermain video game – ia membuatnya; dan mendapatkan banyak uang dari itu.

"Dalam 10 bulan setelah Jailbreak dirilis, keuntungannya telah mencapai ratusan ribu dolar," kata Balfanz tentang gim petualangan kejar-kejaran buatannya yang dirilis tahun kemarin. Permainantersebut telah dimainkan untuk ke-semiliar kalinya beberapa pekan lalu.

Balfanz hanyalah satu dari ribuan wirausahawan muda – usia remaja atau duapuluhan – di industri video game, yang meraup keuntungan $36 miliar (Rp493 triliun) pada tahun lalu.

Anak-anak muda seperti Balfanz telah membuka jalan baru untuk mencari nafkah yang tidak ada 10 atau bahkan lima tahun lalu, bahkan di dalam industri game itu sendiri.

Mahasiswa lainnya, Andrews Bereza, juga berusia 18 tahun, adalah kreator Miner's Haven dan Azure Mines, dua game yang ia buat selama dua tahun ke belakang untuk Roblox, platform yang memungkinkan anak-anak untuk membuat game mereka sendiri dan mempublikasikannya di internet – itu platform yang juga menaungi Jailbreak milik Balfanz.

"Meskipun pendapatan tahunan saya belum mencapai jutaan seperti rekan-rekan saya baru-baru ini, saya terus-menerus mendapatkan ratusan ribu dolar setiap tahun sejak saya mulai," kata Bereza.

Pendapatannya itu ia pakai untuk membayar uang kuliah. Di universitas, ia mengambil jurusan ilmu komputer.

Tanpa sarana untuk mendistribusikan game buatannya, "Saya tidak tahu bagaimana saya bisa membayar uang kuliah atau punya waktu yang cukup untuk mengembangkan game saya," tuturnya.

Membuat dan menjual video gim sendiri

Sekarang, berkat platform penjualan daring seperti App Store, Steam, atau Roblox, siapapun yang punya ide bagus dan sedikit kemampuan pengembangan peranti lunak bisa menjangkau lebih dari semiliar orang.

Tapi meskipun teknologi dan ekosistem untuk menjangkau pasar yang besar ini baru muncul satu dekade lalu, mentalitas DIY (Do-It-Yourself) para pengembang aplikasi ini bukanlah hal baru; itu sebenarnya tak jauh berbeda dari orang-orang di tahun '70-an yang latihan main musik di garasi dengan cita-cita menjadi bintang rock, atau sutradara amatir yang membuat film dengan VHS camcorder di tahun '80-an.

"Industri kreatif memang selalu begitu, apalagi anak muda," kata Roger Altizer, salah satu pendiri jurusan seni dan teknik hiburan di Universitas Utah.

Ia mengatakan bahwa anak muda selalu menciptakan ekspresi kreatif dan berusaha untuk menjualnya.

Khusus terkait video game, Altizer mengungkit bahwa di tahun '80-an, para pengembang muda membuat video gim sendiri, menyimpannya dalam disket dan membungkusnya dengan kantong plastik, kemudian menjualnya di toko-toko — cerminan jiwa wirausaha.

Sekarang? Kita punya game independen seperti Flappy Bird yang menjadi sensasi di seluruh dunia, mencapai kesuksesan dalam semalam.

Namun karena saat ini ada begitu banyak video game yang dirilis, pasarnya telah menjadi semakin padat. Tetap saja, kemungkinan untuk sukses di bidang ini melambungkan cita-cita.

Anthony Tan adalah siswa SMA di Australia yang game petualangannya yang surealis, Way do The Woods, dijadwalkan rilis pada tahun depan, dan telah menumbuhkan ketertarikan di kalangan jurnalis game.

"Anda bermain sebagai seekor rusa dan anaknya berusaha mencari jalan pulang di dunia tanpa manusia," kata Tan.

"Sepertinya saya ingin melanjutkan ke universitas setelah menyelesaikan proyek ini," imbuhnya. Tan, 18 tahun, mengaku "mulai membuat game kecil-kecilan dengan Flash (suatu platform multimedia -red.) untuk senang-senang pada usia 8 atau 9 tahun."

Meskipun tidak semua orang akan mendapatkan jutaan dolar dari game buatannya, hasrat wirausaha tetap terpuaskan. "Video game menyenangkan bagi saya karena saya bisa menjajal semua bidang itu: kreasi, desain, membuat model, mengukir, melukis, teknik, menggubah musik," ungkap Tan.

BKHI Siapkan Santri Wirausaha Kreatif

KONFRONTASI - Sinergi dengan program nawa cita presiden Joko Widodo, Bengkel Kreatif Hello Indonesia Nahdatul Ulama (BKHI-NU) menggelar talkshow kreatif dengan tema “Santri Kreatif Preneur Indonesia” untuk mendukung kemandirian ekonomi kerakyatan.

“Kegiatan talkshow ini untuk mencari output dari pihak pemerintah, kepolisian, perbankan dan pihak-pihak lain untuk memberikan masukan terhadap generasi muda khusunya para santri” ujar Holis Satriawan di Workshop BKHI, Bintaro, Selasa (6/3).

Mereguk Untung dari Cokelat Valentine

KONFRONTASI-Pengrajin penganan berbahan cokelat di Kota Solo, Jawa Tengah, panen rezeki menjelang Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang yang dirayakan banyak kalangan pada tanggal 14 Februari 2018.
Salah satu pengrajin penganan cokelat dari Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo, Iin Mutmainah, mengaku menerima lebih dari 20 pesanan per hari menjelang momentum Valentine, dibandingkan 7-10 pesanan di hari-hari biasa.

"Kenaikan jumlah pesanan yang masuk ke saya sampai lebih dari 100 persen jika dibandingkan hari biasa," kata Iin di Solo, Selasa.

3 Hal Ini Bisa Bantu Tingkatkan Bisnis Anda

Konfrontasi - Saat ini sudah banyak sekali bisnis yang berkembang dan menyasar target pada generasi milenial. Mulai dari bisnis kuliner, konveksi hingga properti. Memang sih daya beli anak muda sekarang bisa dibilang sangat tinggi. 

Mereka rela merogoh kocek dalam-dalam untuk bisa eksis dan demi mempertahankan gengsi. Nah dengan begini Anda bisa memanfaatkan sifat generasi milenial ini sebagai peluang usaha lho.

Jika Anda ingin merintis usaha kuliner sendiri, ada baiknya lihat strategi berikut ini:

Hebat, Penjual Nasi Goreng Ini Mampu Sekolahkan Anak Hingga ke Jepang

KONFRONTASI-Siapa sangka, meski hanya berjualan nasi goreng, Nursidi, mampu menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi. Bahkan anaknya mendapat beasiswa melanjutkan pendidikan ke luar negeri.Sabar dan bertawakal, itulah prinsip yang dipegang pria berusia 47 tahun ini.

“Alhamdulillah, anak saya sekarang jadi asisten dosen di kampusnya. Dan saat ini tengah menjalani pendidikan beasiswa di Jepang,” kata Nursidi saat ditemui di lapak nasi goreng ‘Nurjaya’ di Jalan Tipar Cakung, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

Selama 9 Tahun Ini, Hartono Bersaudara Tetap Orang Terkaya di Indonesia

JAKARTA- Hartono Bersaudara, yakni Robert Budi dan Michael Hartono, kembali menempati posisi teratas daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Dengan demikian, sudah 9 tahun mereka dinobatkan sebagai orang terkaya di Tanah Air.

Kekayaan Hartono bersaudara melonjak menjadi 32,3 miliar dollar AS dari sebelumnya 17,1 miliar dollar AS. Peningkatan ini disebabkan kenaikan harga saham PT Bank Central Asia Tbk sebesar hampir 50 persen.

Tips agar Startup Dilirik Investor

KONFRONTASI-Analis East Venture Elisa Suteja berbagi tips untuk startup agar mendapat pendanaan dari investor.

Syarat wajib yang menurut Elisa harus dimiliki startup adalah konsep yang matang. Beberapa startup yang ditemu Elisa biasanya masih dalam tahap pengembangan ide.

Pages