23 October 2018

Ekbis

Penurunan Terbesar Sejak 8 Februari, Bursa Wall Street AS Bertumbangan

KONFRONTASI -   Bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) tumbang pada akhir perdagangan Rabu (10/10/2018), dengan indeks S&P 500 dan Dow Jones mencatat penurunan terbesarnya sejak 8 Februari.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup terjerembap 3,15% atau 831,83 poin di level 25.598,74, indeks S&P 500 anjlok 3,29% atau 94,66 poin di 2.785,68, sedangkan indeks Nasdaq Composite berakhir tersungkur 4,08% atau 315,97 poin di level 7.422,05.

Efek Badai Michael Ancam Permintaan, Harga Minyak Anjlok

KONFRONTASI -  Harga minyak mentah anjlok ketika efek Badai Michael mengancam akan memangkas permintaan bahan bakar di seluruh wilayah Amerika Serikat (AS) Tenggara.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak November diperdagangkan di level US$72,63 per barel pada pukul 4.59 sore waktu setempat, setelah berakhir anjlok 2,4% di level US$73,17 per barel di New York Mercantile Exchange pada perdagangan Rabu (10/10), level penutupan terendah sejak 27 September.

Dolar Terus Tekan Rupiah, Honda: Jujur Ini Berat

KONFRONTASI-Honda Prospect Motor (HPM) mengakui jika pelemahan rupiah terhadap nilai tukar dolar memberatkan bisnis mereka. Saat ini, mereka sudah menaikkan harga jual produk mobil impor utuh (CBU) mereka hingga 2 persen.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Marketing & After Sales Service Director HPM Jonfis Fandy pada saat peresmian dealer Honda Nusantara Bekasi di Bekasi Barat, Rabu (10/10).

Perintah Presiden, Harga Premium Naik

KONFRONTASI-Pemerintah menaikkan harga per liter BBM jenis premium mulai 10 Oktober 2018 menjadi Rp7.000 untuk Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) serta Rp6.900 di luar Jamali.

"Pemerintah mempertimbangkan, sesuai arahan Presiden, bahwa premium mulai hari ini (10/10) disesuaikan harganya," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Bali, Rabu.

Penyesuaian harga premium per liter di area Jamali menjadi Rp7.000 dari Rp6.650 dan di luar Jamali menjadi Rp6.900 dari Rp6.450.

Kemen ESDM: ICP Lompat US$74,88 per Barel, BBM Bakal Naik?

KONFRONTASI - Kementerian ESDM menetapkan harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Orice/ICP) September 2018 senilai US$ 74,88 per barel.

Dikonfirmasi pertimbangan terkait naiknya ICP tersebut, Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, karena mengikuti pasar. “Memang harga pasarnya segitu, engga ada pertimbangan apa-apa,” kata Djoko di kantor ESDM, Jakarta, Senin (8/10/2018).

Gerak dan Dinamika Kurs Rupiah Pagi Ini 10 Oktober 2018: Pukul 08.58 WIB Spot Menguat 21 Poin

KONFRONTASI -  Tekanan terhadap rupiah mereda setelah rebound pada perdagangan hari ini, Rabu (10/10/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka rebound dengan penguatan 0,16% atau 25 poin ke level Rp15.213 per dolar AS.

Penguatan mata uang Garuda sedikit menipis jadi 21 poin atau 0,14% ke level Rp15.217 per dolar AS pada pukul 08.11 WIB.

Rupiah rebound setelah pada perdagangan Selasa (9/10), rupiah ditutup di zona merah dengan pelemahan 20 poin atau 0,13% di posisi Rp15.238 per dolar AS.

Pergerakan Bursa Asia Stabil Saat Tekanan Imbal Hasil Obligasi Mereda

KONFRONTASI -  Bursa saham Asia bergerak lebih stabil pada perdagangan pagi ini, Rabu (10/10/2018), setelah bursa saham global menyentuh level terendahnya dalam delapan pekan pada sesi perdagangan sebelumnya akibat kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi.

Indeks MSCI Asia Pacific, selain Jepang, naik 0,3%, sedangkan indeks Nikkei Jepang naik 0,25%, dan bursa saham Australia naik 0,11%.

Indeks MSCI All-Country World, yang melacak pergerakan indeks saham di 47 negara, menyentuh level terendahnya sejak 16 Agustus semalam.

KPPI Selidiki Lonjakan Volume Impor Aluminium Foil

KONFRONTASI -  Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) memulai penyelidikan tindakan pengamanan perdagangan atawa safeguards atas lonjakan volume barang impor aluminium foil. Penyelidikan ini dilakukan atas permintaan Asosiasi Produsen Aluminium Extrusi Serta Aluminium Plate, Sheet and Foil (APRALEX Sh & F).

Ini Kata Oso Sekuritas: IHSG Bergerak Mixed Cenderung Melemah

KONFRONTASI -  Oso Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dengan pergerakan di kisaran 5.746 - 5.862.

Hal tersebut terindikasi dari IHSG yang ditutup candle
bullish dengan indikator Stochastic golden cross, MACD histogram bergerak ke arah positif dengan volume turun. 

Pada perdagangan kemarin (09/10), IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 0,62% ke level 5.796,79.

Gerak dan Dinamika Wall Street Terbebani Kekhawatiran Prospek Pertumbuhan Global

KONFRONTASI -  Pergerakan indeks Dow Jones dan S&P 500 di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berakhir di zona merah pada perdagangan Selasa (9/10/2018), di tengah kekhawatiran investor tentang prospek pertumbuhan global.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,21% atau 56,21 poin di level 26.430,57 dan indeks S&P 500 turun 0,14% atau 4,09 poin di 2.880,34. Di sisi lain, indeks Nasdaq Composite mampu berakhir di zona positif meski hanya naik 0,03% atau 2,07 poin di level 7.738,02.

Pages