20 February 2019

Ekbis

Malam Ini Pertamina Kembali Turunkan Harga BBM

Konfrontasi - PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga BBM mulai 10 Februari 2019 pukul 00.00 waktu setempat (WIT, WITA dan WIB).

Media Communication Manager PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengatakan kebijakan penyesuaian harga ini ditempuh menyusul tren menurunnya harga minyak mentah dunia dan penguatan rupiah terhadap dollar Amerika. 

Panen Raya Jagung di Gunungkidul Capai 4,9 Ton Per Hektare

Konfrontasi - Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu penghasil jagung terbesar di DIY. Saat ini, Kabupaten Gunungkidul sudah memasuki musim panen jagung dengan produktivitas jagung pipil kering rata-rata mencapai 4,6 ton – 4,9 ton per hektare.

Evenesis, Start up Asal Malaysia Jajal Pasar Indonesia

Konfrontasi - Evenesis, brand kreasi perusahaan start up Malaysia, yaitu Y US Sdn Bhd siap meramaikan layanan berbasis teknologi informasi di Indonesia.

Start up ini telah beroperasi sejak tahun 2010 di Malaysia dan dikenal sebagai pelopor sistem manajemen event secara digital.

Anak Usaha Pertamina Resmi Kelola 100 Persen Blok Migas Jambi Merang

Konfrontasi - Anak usaha Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), pada Sabtu (9/2), resmi mengambil alih kelola 100 persen Wilayah Kerja Jambi Merang dari sebelumnya beroperasi bersama lewat Joint Operating Body Pertamina-Talisman Jambi Merang (JOB PTJM).

Harga Jagung Mentok Rp3.500/Kg: Petani Ngeluh, Jokowi Kaget

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo sempat berbincang dengan sejumlah penerima  SK pemanfaatan perhutanan sosial sebanyak 13.976 hektare di Wana Wisata Pokland, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Di antaranya adalah Suparno, penerima SK asal Indramayu Jawa Barat. Ada 2 hektare lahan yang ia kelola. Sebanyak 1 hektare ditanami padi dan sisanya adalah jagung. 

Jokowi sempat mempertanyakan mengenai hasil panen jagung di 1 hektare lahan. Suparno mengaku bisa memanen hingga 4 ton

Said Didu Ungkap Penyebab di Balik Tarif Tol Indonesia Termahal se-Asia Tenggara

Konfrontasi - Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu, menyarankan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak menjadikan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol sebagai 'dagangan politik'. Sebab, hal tersebut dinilai hanya akan membuat pembangunan di Indonesia semakin mahal seperti saat ini.

PT Wika: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rampung 55% di 2019

Konfrontasi - PT Wijaya Karya Tbk atau Wika selaku salah satu konsorsium di PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC menargetkan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung rampung 55 persen pada 2019. Awalnya, pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung ini ditargetkan selesai 2019 namun mundur menjadi tahun 2021.

Direktur Utama Wika, Tumiyana mengatakan, target pembangunan 55 persen itu termasuk dengan pengembangan jalur hingga terowongan. Sebab, untuk pembebasan lahan sendiri sudah hampir selesai. 

Ketidakpastian Perdagangan Kembali Meningkat, Wall Street Tergelincir

KONFRONTASI -  

Bursa saham Amerika Serikat merosot lebih dari 1% pada perdagangan Kamis (7/2/2019) di tengah kekhawatiran bahwa AS dan China tidak akan dapat mencapai kesepakatan perdagangan dengan sisa waktu kurang dari satu bulan. Hal ini juga menambah kekhawatiran mengenai perlambatan pertumbuhan global.

Menurut dua pejabat AS dan sumber yang dilansir Reuters, Presiden Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping tidak mungkin bertemu dengan batas waktu awal Maret yang ditetapkan oleh kedua negara untuk mencapai kesepakatan.

PT Waskita Toll Road Targetkan Kantongi Rp10 Triliun dari Hasil Jual Jalan Tol

KONFRONTASI -  PT Waskita Toll Road membidik perolehan dana lebih dari Rp10 triliun melalui divestasi enam ruas tol sepanjang 2019.

Dana segar dari penjualan kepemilikan saham di enam ruas tol bakal menjadi modal perusahaan untuk pengembangan ruas tol baru dan ruas yang masih dalam konstruksi.

Direktur Utama PT Waskita Toll Road Herwidiakto mengatakan bahwa divestasi ruas tol tahun ini merupakan lanjutan dari proses serupa yang ditempuh pada 2018.

Terlalu Mahal, Tol Trans Jawa Sepi Kendaraan

KONFRONTASI-Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai tarif tol Trans Jawa masih terlalu mahal. Akibatnya, jalan tol yang menghubungkan bagian barat pulau Jawa dan bagian timur pulau Jawa masih terlihat lenggang bahkan cenderung sepi.

Ketua YLKI Tulus Abadi megungkapkan dirinya sudah melihat sendiri bahwa volume kendaraan di tol Trans Jawa benar-benar sangat sepi, baik dari kendaraan pribadi atau angkutan truk.

"Bak bukan jalan tol saja, terutama selepas ruas Pejagan," kata Tulus di Jakarta, Kamis, 7 Februari 2019.

Pages