15 October 2018

Ekbis

Data Valid Menunjukkan: Harga Minyak Ditopang Penurunan Ekspor Iran Awal Oktober

KONFRONTASI -  Harga minyak masih bergerak di kisaran sempit pada pertengahan perdagangan pekan ini. Rabu (10/10) pukul 7.15 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2018 di New York Mercantile Exchange turun 0,25% ke US$ 74,77 per barel dari posisi kemarin pada US$ 74,96 per barel.

Harga minyak acuan Amerika Serikat (AS) ini menguat 0,90% pada perdagangan kemarin. Tapi, dalam lima hari perdagangan terakhir, harga minyak masih bergerak di antara US$ 74-US$ 75 per barel.

Saat Badai Michael Meluncur, 40% Produksi 'Offshore' Tutup, Harga Minyak Naik

KONFRONTASI -  Harga minyak mentah naik pada perdagangan Selasa (9/10/2018), ketika Badai Michael mengakibatkan ditutupnya lebih banyak platform minyak offshore.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak November ditutup naik 67 sen di level US$74,96 per barel di New York Mercantile Exchange.

Adapun harga minyak Brent untuk pengiriman Desember menanjak US$1,09 dan berakhir di level US$85 per barel di ICE Futures Europe exchange. Minyak acuan global ini diperdagangkan premium US$10,19 terhadap WTI untuk bulan yang sama.

Ini Kata Jokowi : Indonesia Untung Rp1,13 Triliun dari Penyelenggaraan Annual Meeting IMF-WB 2018

KONFRONTASI -  Penjelasan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait pertemuan IMF-World Bank 2018 yang digelar Bali telah membuat Politisi Demokrat Andi Arief mencabut kritikannya.

"Saya tarik semua kritik saya soal Pertemuan IMF Bali setelah saya dengar Pak Jokowi bilang bahwa IMF dan Bank Dunia yang membiayai pertemuan itu. Saya bener-bener kaget, sekali lagi kaget," kata Andi Arief dalam cuitannya di akun twitternya @AndiArief__ yang dipantau Selasa (9/10/2018).

Besar Pasak Daripada Tiang, BPJS Pamekasan Tunggak Rp6,8 Miliar ke Rumah Sakit

KONFRONTASI-Kasus tunggakan pembayaran kembali terjadi di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kali ini giliran Cabang Pamekasan memiliki tunggakan utang ke sejumlah rumah sakit di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam dengan jumlah fantastis, yakni mencapai Rp6,8 miliar.

"Kami mengakui memiliki tunggakan sebesar Rp6,8 miliar, dan hal ini sudah menjadi masalah nasional," kata Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Erika Windy Astaria kepada sejumlah wartawan, Selasa (9/10/2018).

Rupiah Ambrol, PLN Takut Tekor

KONFRONTASI-Pelemahan nilai tukar Rupiah membuat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) khawatir akan mengalami kerugian di akhir tahun. Sebab, posisi Rupiah di 15.000 per USD di luar perhitungan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) perseroan.

"Bisa jadi (rugi). Tahun lalu saja kurs segitu, kerugiannya segitu. Ada juga (khawatir). RKAP saya kan tahun ini Rp 13.000 atau Rp 14.000. Sekarang sudah Rp 15.000," ujar Direktur Perencanaan PLN, Syofvi Felienty Reokman, dalam Indonesia Investment Forum 2018 di Bali, Selasa (9/10).

Depresiasi Rupiah Bisa berdampak Pada PHK Massal

KONFRONTASI-Depresiasi rupiah saat ini telah melenceng jauh dari target pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Menurut anggota Komisi XI DPR Heri Gunawan, dalam RPJMN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika ditargetkan Rp 13.400 pada 2018. Namun, kata dia, saat ini nilai tukar rupiah sudah mencapai Rp 15.200 per dolar AS.

Menurut Heri, melihat perkembangan terakhir rupiah bisa terus mengalami depresiasi hingga lebih dari 3,94 persen minggu ini. Pada minggu lalu 3,50 persen.

4 Tahun Jokowi-JK: Ekonomi Bukan Membaik, Malah Rupiah Makin Anjlok

KONFRONTASI-Hampir genap empat tahun kepemimpinan Jokowi menuai reaksi publik. Pasalnya, bukan soal janji-janji Jokowi yang masih belum ditepati tetapi publik justru saat ini mengkhawatirkan terus anjloknya rupiah ke angka di atas Rp.15.000/dolar AS.

"Wajar saja publik mengkritik kepemimpinan Jokowi selama empat tahun ini, karena hadiah Jokowi untuk rakyat bukan kebangkitan ekonomi melainkan pelemahan rupiah," kata Aktivis NCID, Jajat dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (9/10).

Rupiah Melemah Lagi, Terdegradasi ke Level Rp15.219/USD

KONFRONTASI-Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore melanjutkan pelemahan sebesar 24 poin menjadi Rp15.219 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.195 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, mengatakan kebijakan bank sentral Tiongkok (People`s Bank of China/PBoC) menjadi salah satu faktor pemicu mata uang di kawasan Asia cenderung kembali melemah.

BUMN Mestinya Bantu Milenial Miliki Rumah

KONFRONTASI-Pengamat properti Ali Tranghanda menyampaikan usulan agar BUMN dapat dilibatkan untuk membantu generasi milenial (lahir tahun 1980-1995) untuk memiliki rumah tinggal.

"Sebuah survey mengungkapkan penghasilan rata-rata generasi milenial berada di kisaran Rp6 juta per bulannya. Jika dihitung-hitung  maka dengan cicilan tersebut, mereka hanya mampu mencicil sebesar Rp2 jutaan per bulan untuk rumah dengan harga Rp200 sampai Rp250 juta," kata Ali saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Jokowi Diminta Selidiki Dugaan Raibnya Uang Negara Senilai Rp45,6 Triliun

KONFRONTASI - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyampaikan 447 temuan berindikasi pidana senilai Rp45,6 triliun ke Presiden  Joko Widodo (Jokowi). Temuan ini sudah dilaporkan BPK kepada Kepolisan RI, Kejaksaan RI, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pegiat antikorupsi meminta Presiden memerintahkan Jaksa Agung, Kepolisian dan KPK untuk segera dilakukan penyelidikan terhadap temuan BPK tersebut.

Pages