20 February 2019

Ekbis

IHSG Dibuka Menguat Tipis di Awal Pekan

KONFRONTASI  -    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada pembukaan perdagangan pagi ini. IHSG menguat 5,566 poin (0,09%) ke level 6.527,229. 

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.990.

Pada perdagangan pre opening, IHSG naik 2,03 poin (0,03%) ke level 6.523,702. Indeks LQ45 juga bertambah 0,498 poin (0,05%) ke 1.028,391.

Baca juga: OSO Securities: IHSG Diperkirakan Menguat ke 6.581

Pergerakan Kurs Rupiah Melemah 40 Poin

KONFRONTASI  -   Berikut laporan Live kurs rupiah terhadap dolar AS yang diperbarui perkembangannya mulai pembukaan sampai penutupan perdagangan pasar spot hari ini Senin 11 Februari 2019.

Langkah rupiah diperkirakan cukup berat pada pekan ini, seiring munculnya sentimen negatif dari dalam dan luar negeri.

BEI Targetkan Tambahan 3 Indeks Baru 2019

KONFRONTASI -  Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menambah sekurang-kurangnya tiga indeks baru lagi pada tahun ini, sembari terus mengkaji dan mengevaluasi indeks-indeks yang sudah ada.

Hasan Fawzi, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia, mengatakan bahwa BEI terus mengkaji kebutuhan investasi pelaku pasar, terutama terkait tema-tema investasi yang menarik.

Saat ini, BEI tengah bekerja sama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) untuk menyusun indeks tematik seputar environmental, social and governance (ESG).

Menteri Susi Bantu Cari Pasar Ekspor Rumput Laut

Konfrontasi - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjanji untuk membantu mencari pasar ekspor komoditas rumput laut di luar negara-negara sasaran tradisional ekspor komoditas tersebut selama ini.

Gojek Hadirkan 125 UMKM di Pekan Raya Samarinda

Konfrontasi - Dalam rangka menyukseskan Pekan Raya Samarinda, GOJEK, menghadirkan 125 tenant.

Mulawarman Head of Regional Corporate Affairs for East Indonesia GOJEK, mengatakan Kota Samarinda memiliki potensi wisata kuliner yang beragam, alam yang cantik, hingga budaya yang kaya.

"GOJEK berkomitmen mendukung Pekan Raya Samarinda menjadi ajang untuk menyalurkan potensi UMKM Samarinda kepada khalayak ramai," kata Mulawarman melalui siaran pers, Minggu (10/2/2019).

Bungkus Korek, Cara Sopir Truk Beli "Tiket" Lewati Jembatan Timbang

Konfrontasi - Sopir truk belakang ini sering menjadi bahan perbincangan. Mereka dikabarkan enggan masuk Tol Trans Jawa karena tak sanggup membayar tarifnya.

Tak hanya tarif, muncul juga isu adanya pungli di Tol Trans Jawa, sehingga sopir truk memilih jalur pantura. Salah titik yang diisukan sering terjadi pungli adalah rest area km 166 A Cipali.

Tim mencoba membuktikan kebenaran isu itu. Tim sampai di rest area itu sekitar pukul 17.30 WIB. Di area parkir kendaraan besar terlihat cukup banyak truk yang parkir.

"Di sini memang tempat favoritnya sopir truk berhenti. Di sini bisa menampung sampai 30 truk besar. Fasilitasnya juga tidak berbeda dengan kendaraan kecil. Mereka juga bebas mau gunakan toilet kendaraan kecil," kata Supervisor Rest Area Km 166 PT Wirani Sons, Pijar Alam dilansir detikFinance, Minggu 10 Februari 2019.

Kondisi tentu anomali dengan kabar yang beredar bahwa rest area km 166 banyak pungli. Buktinya banyak dari sopir truk yang masih suka beristirahat di rest area itu.

Hal itu diperkuat dengan pengakuan salah satu sopir truk bernama Mansur. Menurutnya disepanjang Tol Trans Jawa yang dilaluinya tidak pernah menemukan pungli.

"Saya sering ke sini km 166, enggak ada tuh pungli, parkir pun gratis. Justru yang ada kejahatan, kadang kalau tidur di pinggir tol tau-tau ban serep kita hilang, kadang aki dicopot," ujar Mansur.

Tim beralih melakukan penelusuran di jalur Pantura dari Semarang hingga Jakarta. Sesampainya di Kendal, kami menghampiri beberapa sopir truk yang tengah beristirahat.

Saat ditanyai mengenai pungli, Julari mengatakan bahwa saat ini praktik pungli sudah jauh berkurang. Ya berkurang bukan berarti sudah bersih sepenuhnya.

Setiap melakukan pengiriman barang Julari selalu menyiapkan bungkus korek kayu yang sudah kosong. Bungkus korek itu untuk diisi dengan uang kertas Rp 20 ribu. Bungkus korek itu ibarat seperti tiket untuk tidak masuk ke jembatan timbang.

"Jadi kalau kita mau jalan terus enggak belok masuk ke timbangan kita lempar aja bungkus koreknya dari kaca. Itu biasanya kalau kita lewat malam," ujarnya sambil menunjukan bungkus korek api yang sudah berisi uang.

Kenapa Harga BBM Turun Jelang Pilpres 2019?

Konfrontasi - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan formula baru untuk harga eceran bahan bakar minyak (BBM). Adanya formula itu membuat harga BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) turun harga.

Pertanyaannya, kenapa formula ini keluar di tahun politik alias jelang pemilihan presiden (Pilpres)?

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, formula ini tak terkait dengan tahun politik.

Mantan Pelanggan Bolt Migrasi ke Smartfren, Tetap Pakai Modem Lama atau Ganti Baru?

Konfrontasi - Sebanyak puluhan ribu pelanggan Bolt telah bermigrasi ke layanan yang ditawarkan oleh Smartfren pasca penghentian pengguaan izin frekuensi dari PT Internux dan PT Firs Media Tbk.

Deputy CEO of Commercial Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengklaim hingga saat ini Smartfren telah menerima 40.000 pelanggan migrasi layanan Bolt yang didominasi oleh pelanggan prabayar.

Purwakarta Salurkan 40 Ton Beras Premium untuk Puluh Ribu Keluarga Miskin

Konfrontasi - Pemkab Purwakarta menyatakan ada 50 ribu kepala keluarga (KK) yang masuk kategori miskin. Mulai tahun ini ribuan keluarga tersebut akan mendapat bantuan beras.

Pada tahun ini Pemkab Purwakarta akan menyerap beras dari petani sebanyak 40 ton. Beras dengan kualitas premium ini, rencananya akan diberikan kepada 50 ribu KK miskin.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan Bulog, untuk penyerapan beras kualitas premium. Beras tersebut akan dibagikan setiap tiga bulan sekali.

Malam Ini Pertamina Kembali Turunkan Harga BBM

Konfrontasi - PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga BBM mulai 10 Februari 2019 pukul 00.00 waktu setempat (WIT, WITA dan WIB).

Media Communication Manager PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengatakan kebijakan penyesuaian harga ini ditempuh menyusul tren menurunnya harga minyak mentah dunia dan penguatan rupiah terhadap dollar Amerika. 

Pages