Ekbis

Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kelola Blok Masela Diragukan

KONFRONTASI-Inpex Corporation selaku operator Blok Masela dinilai tidak akan sukses mengembangkan Blok Masela. Pasalnya, investor asal Jepang tersebut dianggap tidak cukup berpengalaman mengelola ladang migas besar dengan investasi puluhan miliar dolar.

"Inpex itu tidak punya pengalaman mengelola lapangan besar dengan investasi besar berpuluh-puluh miliar dolar. Dan kita tahu, Inpex itu hanya beroperasi di Australia, itupun hanya lapangan kecil bukan investasi besar," ujar anggota Badan Anggaran DPR RI Kardaya Warnika di Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Diapora Indonesia akan Beri Bantuan Korban PHK Rp700 Ribu/Bulan, Simak Cara Mendapatkannya!

KONFRONTASI-Korban pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia bakal mendapatkan suntikan uang dari diaspora alias warga negara Indonesia yang ada di luar negeri. Diaspora yang memiliki kelebihan harta akan menyumbangkan US$ 50 atau setara Rp 700.000/bulan (kurs Rp 14.000) untuk masing-masing korban PHK.

Tunda Cairkan DAU, Sri Mulyani Dinilai Egois

KONFRONTASI-Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan melancarkan kritik tajam kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

Sri Mulyani dinilai egois karena telah memaksakan menunda penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) kepada ratusan daerah di tengah pandemi COVID-19.

Hergun -sapaan Heri Gunawan- menyatakan, dalam masa pandemi Covid-19 seharusnya Menteri Keuangan tidak mempersulit DAU untuk 380 Pemda, karena daerah juga butuh dana untuk menanggulangi dampak wabah ini.

KSSK Dicurigai Ingin Cari Selamat dengan Korbankan Bank Himbara

KONFRONTASI-Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menentang keras rencana Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menggunakan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai penjaga likuiditas perbankan pada masa pandemi virus corona.

Menurutnya, KSSK tak pernah membicarakan soal itu dalam rapat dengan Komisi XI DPR yang membidangi keuangan dan perbankan. “Rencana itu belum pernah dibahas ataupun menjadi agenda rapat Komisi XI DPR dan KSSK,” ujar Misbakhun melalui layanan pesan, Senin (11/5).

Suplai Berlimpah, Kenapa Harga Beras Meroket?

KONFRONTASI-Jelang lebaran kondisi kelangkaan dan melambungnya harga pangan seperti beras dan komoditas lainnya menjadi fakta musiman. Terlebih pada saat pandemik virus corona baru (Covid-19) seperti saat ini.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Tri Wahyudi Saleh menjelaskan bahwa pihaknya sudah ditugaskan pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan seperti beras, gula dan kebutuhan lainnya.

Naikkan Iuran BPJS di Tengah Pandemi, Jokowi Permainkan Hati Rakyat

KONFRONTASI-Kebijakan yang diambil Presiden Joko Widodo menaikkan iuran BPJS Kesehatan di tengah pandemi Covid-19 dinilai menambah beban dan telah mempermainkan hati rakyatnya.

Begitu ditegaskan anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Heryawan dalam keterangannya yang diterima redaksi, Senin (18/5).

"Apa yang dilakukan Presiden Jokowi itu menyakiti dan mempermainkan hati rakyat," ujarnya.

Kenaikan Iuran BPJS, Peringatan KPK dan Respon Menko Airlangga

KONFRONTASI-Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan dugaan penyimpangan (fraud) di tubuh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dapat diselesaikan sendiri oleh lembaga tersebut.

"Mengenai fraud seperti kemarin revisi pergantian akibat putusan MA dan dalam pergantian tersebut sesuai keputusan MA khusus kelas III tidak ada kenaikan tarif, fraud ditindaklanjuti di governance (tata kelola) BPJS kesehatan itu sendiri," kata Airlangga di kantornya di Jakarta, Senin.

Pages