19 December 2018

Ekbis

Diberitakan China Mengimpor 2 Ton Kedelai dari AS

KONFRONTASI -  Pasar kedelai Amerika Serikat segera mendapat keuntungan dari perjanjian gencatan senjata perdagangan AS-China, menyusul tanda-tanda pembelian alam jumlah besar dari China.

Dilansir Bloomberg, Dewan Ekspor Kedelai AS mengatakan importir Cina membeli 1,5 juta hingga 2 juta metrik ton kedelai AS selama 24 jam terakhir hingga Rabu (12/12/2018) waktu setempat.

Emas Tembus US$ 1.250 sepekan menjelang pengumuman suku bunga AS

KONFRONTASI  -   Setelah mencapai level resistance kuat pada penutupan perdagangan kemarin, harga emas hari ini berusaha memantapkan langkah untuk naik lagi. Kamis (13/12) pukul 7.55 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2019 di Commodity Exchange berada di US$ 1.250,10 per ons troi.

Harga emas ini naik tipis dari penutupan Rabu (12/12) pada US$ 1.250 per ons troi. Kemarin, harga emas menguat 0,22% ke level US$ 1.250 dari sebelumnya US$ 1.247,20 per ons troi.

Menurut Ekonom, Sektor Kredit Potensial Tahun Depan

KONFRONTASI -  Memasuki tahun 2019, sejumlah tantangan ekonomi baik dari sisi global maupun domestik siap menghadang. Secara langsung, hal tersebut juga bakal berpengaruh terhadap penyaluran kredit perbankan yang diprediksi tak sederas tahun 2018.

Meski begitu, ada beberapa celah yang diprediksi tetap mampu menghasilkan cuan meski digempur ketidakpastian pasar. 

Pelaku Pasar Optimis Perdagangan Meningkat, Wall Street Ditutup Menguat

KONFRONTASI -   Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Rabu (12/12/2018) menyusul optimisme tentang hubungan perdagangan AS-China dan beberapa tanda yang menenangkan dalam politik Inggris.

Dalam wawancara dengan Reuters pada hari Selasa, Presiden AS Donald Trump, mengatakan pembicaraan perdagangan sedang berlangsung dengan China. Pedagang mengatakan China melakukan pembelian besar pertama kedelai AS sejak Washington dan Beijing menyetujui gencatan perdagangan sementara bulan ini.

Jerman Gelontorkan 25 Juta Euro untuk Rekonstruksi Sulteng-NTB

KONFRONTASI-Republik Federal Jerman, melalui KfW Development Bank, mengalokasikan 25 juta Euro atau sekitar Rp413 miliar untuk membangun kembali fasilitas infrastruktur penting di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat, yang hancur akibat gempa bumi.

Bantuan hibah ini akan dikelola oleh Badan Pembangunan PBB (UNDP), yang berlaku selama 2019-2020 bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan pemerintah kedua provinsi.

BUMDes & Pertamina Realisasikan 77 Ribu SPBU Mini

KONFRONTASI -  Bekerjasama dengan BUMDes, PT Pertamina (Persero) akan membangun sebanyak 77 ribu SPBU Mini di seluruh pelosok negeri.

"Konsep green energy mulai diterapkan, dengan menggandeng sebaran distribusi ke pelosok desa," kata Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati di Jakarta, Rabu (12/12).

Daya Dukung Lingkungan Turun, Hambat Pertumbuhan Ekonomi

KONFRONTASI -  Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan penurunan daya dukung lingkungan dalam suatu negara, akan menghambat pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

Commodity Exchange: Harga Emas Masih Sulit Menembus US$ 1.250

KONFRONTASI -  Harga emas masih sulit menembus lagi level resistance kuat US$ 1.250 per ons troi. Rabu (12/12) pukul 7.48 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2019 di Commodity Exchange naik 0,12% ke level US$ 1.248,7 per ons troi dari hari sebelumnya US$ 1.247,20 per ons troi.

Optimisme Perang Dagang China-AS Dorong Bursa Eropa Pulih

KONFRONTASI -  Bursa saham Eropa berhasil rebound pada perdagangan Selasa (11/12/2018), ketika optimisme seputar konflik dagang China-Amerika Serikat (AS) membantu bursa Eropa pulih dari posisi terendahnya dalam dua tahun yang dibukukan pada sesi sebelumnya.

Indeks Stoxx 600 Eropa berakhir menanjak 1,5%, diikuti indeks saham zona euro yang naik 1,3%. Sementara itu, indeks saham DAX Jerman, yang paling sensitif terhadap isu perdagangan China, menanjak 1,5%.

Indosurya Sekuritas: IHSG Masih Bertenaga untuk Menguat

KONFRONTASI -  Indosurya Sekuritas mengestimasi IHSG masih berpeluang menguat, meskipun memerah dalan tiga sesi beruntun.

Vice President Research Department William Surya Wijaya mengatakan IHSG akan bergerak di level 5.955 - 6.226.

Pola pergerakan IHSG hingga pertengahan bulan di penghujung tahun 2018 masih terlihat dapat kembali melanjutkan kenaikan, yang tentunya harapan terhadap capital inflow yang terus kembali ke dalam pasar modal dapat menunjang progress kenaikan IHSG.

Pages