27 May 2019

Ekbis

Emas Meredup Dipicu Penguatan Dolar dan Penurunan Harga Minyak

KONFRONTASI-Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena dolar AS menguat dan harga minyak turun kembali.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun tajam 18,7 dolar AS, atau 1,54 persen, menjadi menetap di 1.199,4 dolar AS per ounce.

Emas merosot menyusul keuntungan dalam dolar karena greeback menguat 0,7 persen terhadap yen dan 0,71 persen terhadap euro. Kenaikan dolar didukung oleh kemunduran harga minyak yang telah membantu mengangkatnya terhadap mata uang komoditas terkait.

Wapres JK Minta Kalangan Industri Tak Rusak Lingkungan

KONFRONTASI - Wapres Jusuf Kalla mempersilahkan kalangan industri memajukan produksinya tapi dengan tetap menjaga lingkungan. Mulai saat ini sampai masa mendatang, mereka diminta menghentikan merusak lingkungan. Menurutnya, memajukan sektor industri sambil menjaga kelestarian lingkungan harus terus direalisasikan. Saat ini, industri yang merusak lingkungan sudah ketinggalan zaman, karena hanya akan merusak orang dan bumi.

Rusia Turunkan Harga Minyak

KONFRONTASI - Kementerian Pembangunan Ekonomi Rusia pada Selasa menurunkan proyeksi harga minyak 2015 menjadi 80 dolar AS per barel dari 100 dolar AS, setelah harga minyak mentah dunia jatuh di tengah melimpahnya pasokan.

"Karena harga minyak sekarang turun, harga rata-rata campuran Urals pada 2014 harus diturunkan menjadi 99 dolar AS dari perkiraan rata-rata semula 104 dolar AS," kata Wakil Menteri Pembangunan Ekonomi Alexei Vedev, lapor Xinhua.

Bank Mutiara Disuntik Dana Rp1,25 Triliun, DPR akan Panggil LPS

KONFRONTASI-Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas mendesak pemimpin DPR RI untuk segera memanggil pimpinan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terkait suntikan dana Rp1,25 triliun ke PT Bank Mutiara pada Desember 2013.

"Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan keuangan semester pertama tahun 2014 yang dilaporkan BPK ke DPR hari ini menyimpulkan, suntikan dana tersebut tidak sesuai aturan sehingga merugikan negara," kata Bertu Merlas di Gedung MPR/DPR/DPD RI di Jakarta, Selasa.

Tiongkok Akan Kirim Seniman ke Perdesaan

Konfrontasi - Tiongkok akan mengirim seniman, pembuat film dan pembawa acara televisi untuk hidup bersama dengan masyarakat di perdesaan guna "memperoleh gambaran yang benar tentang seni", kata media pemerintah, Selasa (2/12).

Langkah tersebut diambil oleh Partai Komunis untuk menggemakan kembali era Mao Zedong, di mana ketika itu para cendekiawan dikirim "turun" berbaur dengan buruh dan petani di perdesaan.

GPEI Mengatakan Ekspor Pada Akhir Tahun Meningkat

 Konfrontasi - Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) mengatakan ekspor pada akhir tahun meningkat terutama ke negara-negara yang merayakan natal.

"Beberapa negara tujuan ekspor yang meningkatkan permintaan barang dari Indonesia, di antaranya Australia, Amerika Serikat, Tiongkok, dan sejumlah negara di Eropa," ujar Ketua GPEI Jawa Tengah Edi Raharto di Semarang, Selasa (2/12).

Bahkan, untuk ekspor ke negara tujuan Eropa dan Amerika justru sudah tidak lagi tinggi mengingat barang sudah harus sampai ke negara tujuan sebelum perayaan natal.

BI Prediksi Inflasi Desember Semakin Tinggi

Konfrontasi - Bank Indonesia memperkirakan inflasi bulan Desember 2014 semakin tinggi jika dibandingkan bulan November 2014 yang mencapai 1,36 persen.

"Dengan mencermati risiko inflasi kedepan, inflasi Desember diperkirakan lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya," kata Deputi BI Kantor Perwakilan Wilayah V Jateng-DIY Marlison Hakim di Semarang, Selasa (2/12).

Nilai Impor Bangka Belitung Meningkat 179,9 Persen

Konfrontasi - Nilai impor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Oktober 2014 tercatat 4,0 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau meningkat 179,9 persen dibanding bulan lalu sebesar 1,4 juta dolar AS.

"Peningkatan terbesar terjadi pada impor nonmigas yaitu sebesar 36,2 persen dari 1,4 juta dolar AS menjadi 1,9 juta dolar AS, sedangkan impor migas dari tidak ada menjadi 2,1 juta dolar AS," kata Kepala BPS Babel, Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Selasa (2/12).

Singapura Minati Produk Telur Asin Asal Karawang

 Konfrontasi - Singapura meminati produk telur asin asal Karawang, Jawa Barat, produksi UD Surya Abadi dan telah dua kali mengimpor hampir 68.000 butir sejak 2012 lalu.

"Pengiriman pertama sebanyak 60.000 butir telur asin pada November 2012. Lalu, pengiriman kedua kami lakukan November 2014 sebanyak 8.000 butir. Selanjutnya, pada Januari 2015 akan kami kirim 32.000 butir khusus untuk ke Singapura," kata pemilik usaha Rully Lesmana di Jakarta, Selasa (rol/ar).

Kerajinan Batu Akik Bali Banyak Diburu Wisatawan Mancanegara

Konfrontasi - Kerajinan batu akik yang dibuat para perajin di Bali terutama jenis batu shappire dan merah delima (ruby) banyak diburu wisatawan nusantara dan mancanegara yang sedang berkunjung ke daerah wisata tersebut.

"Batu akik memiliki banyak jenis, keunikan dan mitos yang dipercaya memiliki roh dan kekuatan tertentu," ujar Nyoman Raditya, seorang perajin batu akik di kawasan Kerobokan-Badung, Bali, Selasa (2/12).

Pages