8 April 2020

Ekbis

Skenario Terburuk, Dolar AS Tembus Rp 20.000

KONFRONTASI -   Menteri BUMN Erick Thohir rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI berkaitan virus corona Jumat kemarin (3/4/2020). Dalam rapat yang digelar secara virtual itu, Erick menyampaikan proyeksi perekonomian nasional di tengah wabah virus corona.

Erick mengatakan, berdasarkan data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan ada dua skenario yakni berat dan sangat berat.

Pertama dalam Sejarah, RI Tempuh Kebijakan 'Helikopter Uang'

KONFRONTASI -  Kita pasti pernah melihat adegan atau terlibat dalam situasi darurat, di mana para korban menunggu untuk dievakuasi atau mendapatkan bantuan. Lalu, datanglah helikopter penyelamat, yang membawa pertolongan dan harapan.

Di tengah wabah pandemi COVID-19, para pelaku usaha dan industri tahun ini bakal melihat helikopter demikian dari pemerintah, yang bakal melemparkan bergepok-gepok uang untuk disalurkan ke mereka guna memastikan semuanya bisa bertahan hingga situasi yang terburuk usai.

 

Pandemic Bond Akal-akalan Pemerintah untuk Tambah Utang Luar Negeri

KONFRONTASI-Sejak dikeluarkannya Perppu 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Negara, pemerintah akan menggelontorkan anggaran untuk penanganan wabah Covid-19 sebesar Rp 405,1 triliun.

Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB-AD), Mukhaer Pakkanna menyebutkan, untuk memperoleh dana sebesar itu, pemerintah dapay mengais sisa anggaran lebih (SAL) sebesar Rp 160 triliun, Dana Abadi Pemerintah, Badan Layanan Umum, dan anggaran refocussing berdasarkan peraturan presiden.

Pemerintah Terbitkan Global Bond dengan Tenor 50 Tahun

KONFRONTASI-Pemerintah menerbitkan surat utang berdenominasi dolar AS atau global bond dengan tenor selama 50 tahun untuk pertama kali sepanjang sejarah guna mendukung pembiayaan APBN dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Penerbitan tenor terpanjang yang pernah dilakukan oleh pemerintah ini secara implisit menggambarkan kredibilitas dan kepercayaan investor," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam jumpa pers melalui streaming di Jakarta, Selasa.

Corona Bikin Sepi Order, Driver Ojek Online Pusing

KONFRONTASI-Sejumlah pengemudi ojek daring di Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, berebut penumpang, Selasa petang.

Puluhan pengemudi itu berkumpul di depan pintu masuk stasiun. Jumlah pengemudi bahkan tidak sebanding dengan jumlah pengguna jasa kereta api yang tiba di stasiun.

"Ojek mas," kata Tri, seorang pengemudi kepada pewarta Antara.

Dia mengaku sejak sebulan terakhir sangat sepi penumpang. Biasanya dalam sehari, dia bisa mengantar 10 hingga 15 penumpang.

Harga Karet Ekspor Ikut Terdampak Pandemi Corona

KONFRONTASI-Harga ekspor karet SIR 20 turun tinggal 1,2 dolar AS per kg terimbas mewabahnya virus corona (COVID -19) secara global.

"Setelah di Januari harga ekspor karet meningkat didorong menguatnya harga minyak mentah di pasar internasional, maka sejak Februari hingga Maret 2020, harga turun karena dampak COVID-19," ujar Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut, Edy Irwansyah di Medan, Selasa.

Industri Maskapai Penerbangan Terancam Bangkrut karena COVID-19?

KONFRONTASI -    “Jika kita harus beroperasi selama tiga, enam, sembilan, bahkan mungkin 12 bulan, tanpa penerbangan dan tanpa pendapatan, bagaimana kita bertahan hidup,” ucap Michael O’Leary, CEO Ryanair, maskapai penerbangan berbasis Dublin, Irlandia, melansir Reuters.

KSPI Beberkan Alasan PHK Massal di Tengah Corona, Nilai Tukar Rupiah Jadi Penyebabnya

KONFRONTASI -  Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan faktor – faktor yang menjadi penyebab adanya ancaman PHK massal di tengah pandemik Corona atau Covid-19 saat ini.

Pertama kata, dia, ialah ketersediaan bahan baku di industri manufaktur yang mulai menipis. Khususnya bahan baku yang berasal dari impor, seperti dari negara China, dan negara-negara lain yang juga terpapar Corona.

Imbas Corona, Omzet Pasar Sandang Tegalgubug Anjlok 90%

KONFRONTASI-Akibat pandemi Covid-19, jumlah pengunjung Pasar Sandang Tegalgubug di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon berkurang drastis. Akibatnya, omzet penjualan para pedagang di pasar tersebut menurun drastis hingga 90 persen. Banyak pedagang akhirnya memilih menutup lapak dan kios dagangan.

Hal ini terlihat Sabtu (4/4/2020) siang, tidak seperti biasanya, aktivitas Pasar Sandang Tegalgubug relatif sepi. Hanya tampak segelintir pembeli yang menghiasai sejumlah ruas-ruas sepadan kios dan los pasar yang teraltif lengang.

Pak Jokowi, Perusahaan Pers Juga Butuh Stimulus

KONFRONTASI-Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh mengusulkan kepada Pemerintah untuk memberi stimulus pada perusahaan pers, berupa subsidi pembelian bahan baku (kertas) dan atau langkah pemberian keringanan pajak.

"Khususnya kepada media cetak di daerah yang kian terpuruk akibat naiknya Dolar Amerika Serikat. Kondisi itu memicu kenaikan harga kertas," ujar Nuh berdasarkan rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Pages