19 February 2018

Ekbis

Wow, Rupiah Perkasa, USD Bangkit di Atas Level Terendah

KONFRONTASI -  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan, Senin (19/2/2018) dibuka perkasa, setelah sempat tak berdaya sebelum libur panjang Imlek. Penguatan mata uang Garuda mengiringi pergerakan dolar yang cenderung flat hari ini.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini ini dibuka pada level Rp13.541/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah mulai berbalik menguat dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.570/USD.

JII Melanjutkan Penguatan Pasca Libur Imlek

KONFRONTASI -  Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), melanjutkan penguatannya pada awal perdagangan pertama pasca libur tahun Baru China, Senin (19/2/2018). JII naik 0,44% atau 3,40 poin ke level 783,03 pada pukul 09.37 WIB.

Pagi tadi, JII dibuka dengan penguatan 0,48% atau 3,78 poin di posisi 783,41, setelah pada perdagangan terakhir sebelum libur Imlek (15/2) berakhir dengan kenaikan 0,11% atau 0,85 poin di level 779,63.

Masih Perkasa Nilai Dolar AS Hadapi Mata Uang Asing

KONFRONTASI -  Nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu masih cukup kuat. Jumat (16/2), pasangan EUR/USD terkoreksi 0,80% ke level 1,2406. GBP/USD turun 0,52% menjadi 1,4026. Sedangkan pairing USD/JPY naik tipis 0,08% ke posisi 106,21.

Dollar AS menguat didorong sentimen tingkat inflasi. Pekan lalu, Biro Statistik Tenaga Kerja AS merilis, inflasi di Januari mencapai 0,5%. Angka ini lebih tinggi dari konsensus proyeksi sebesar 0,3%.

Pergerakan Harga Emas Medio 19 Februari 2018: Spot Comex Turun 3,40 Poin

KONFRONTASI -  Harga emas Comex terpantau bergerak di zona merah pada perdagangan pagi ini, Senin (19/2/2018).

Pagi ini, harga emas Comex kontrak April 2018 dibuka dengan pelemahan 6 poin atau 0,44% di level US$1.350,20 per troy ounce.

Spot Comex kemudian lanjut turun 5,80 poin atau 0,43% ke level US$1.350,40 per troy ounce pada pukul 07.11 WIB.

Adapun pada perdagangan Jumat (16/2/2018), harga emas Comex berakhir di zona hijau dengan kenaikan 0,90 poin atau 0,07% di level US$1.356,20 per troy ounce.

Apa Alasan Indonesia Membangun Pasar Ikan Modern Seperti di Jepang?

KONFRONTASI - Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun pasar ikan modern di Muar Baru. Pasar ini akan berdiri di atas lahan seluas 2 ha milik KKP yang lokasnya tepat bersebelahan dengan pasar ikan yang saat ini sudah ada di Muara Baru.

Harus Dijaga, Agar Rupiah Tak Sentuh 14.000

KONRONTASI -  Apa yang terjadi jika nilai Rupiah capai 14.000?  Jika pelemahan nilai tukar rupiah  menyentuh level 14.000 per dolar Amerika Serikat (AS) ini akan membuat beberapa pemilik dolar AS berbondong-bondong menukarkan uangnya di tempat penukaran uang (money changer).Nah,mari ikuti videonya di bawah ini:

Lihat videonya:  https://www.youtube.com/watch?v=7RTR8hokPYI.(Jft/Kontan)

IHSG Mixed Tertekan, Kata Reliance Sekuritas - Berikut Saham Pilihan Hari Ini

KONFRONTASI -  IHSG diperkirakan bergerak kembali mixed tertekan pada awal pekan ini dengan rentang pergerakan 6.558--6.645.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi menjelaskan mayoritas indeks saham di Asia ditutup menguat. Indeks Nikkei (+1.47%), TOPIX (+0.97%), HangSeng (+1.97%), CSI300 (+0.80%) dan KOSPI (+1.11%) ditutup menguat signifikan menjelang tahun baru Imlek.

Harga Beras di Jembrana Masih Tinggi

KONFRONTASI - Harga beras di Kabupaten Jembrana, Bali masih tinggi melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET), meskipun Bulog dan pemerintah kabupaten setempat sudah melakukan operasi pasar.

"Kami membeli gabah masih dengan harga tinggi," kata Ketua Persatuan Perusahaan Penggilingan Padi (Perpadi) Jembrana I Putu Sentana, di Negara, Jumat (16/2).

Ia membandingkan dengan bulan sebelumnya, membeli gabah seharga Rp5.100 per kilogram sehingga harga jual beras juga tetap sama.

Tags: 

Honda Menunda Peluncuran Generasi Terbaru Brio Sebab Penurunan Penjualan

KONFRONTASI -  Honda menunda pluncuran generasi terbaru Brio. Sebab penjualan Honda Amazone di Asia dan Oceania mengalami peurunan.

Dikutip dari Indianautosblog melansir The Economic Times pada Sabtu (17/2/2018), penjualan tahunan Honda Amazone di Asia & Oceania mengalami kemerosotan 26% tahun lalu, turun menjadi 31.236 unit.

Di sisi lain, penjualan tahunan Honda Brio di wilayah ini pada 2017 meningkat 26% menjadi 65.325 unit. Namun, Honda ingin fokus ke model SUV dulu baru kemudian memperkenalkan generasi Brio terbaru.

Didukung Data Ekonomi Positif, Dolar AS "Rebound"

KONFRONTASI - Kurs Dolar AS menguap terhadap mata uang utama

Pages

Berita Terkait