25 May 2017

Budaya

PT Bumilangit Komik Buat Gebrakan: Karakter Legendaris Dikemas Dalam Komik Digital


KONFRONTASI -  Masih ingat dengan karakter legendaris Si Buta dari Gua Hantu? Nah, kini karakter tersebut dikemas dalam bentuk komik digital.

PT Bumilangit komik membuat gebrakan baru di minggu ini dengan meluncurkan komik-komik digital yang menampilkan karakater-karakter legendaris Indonesia. Perlu diingat bahwa para karakter legendaris tersebut pernah merajai popularitas di kalangan anak muda Indonesia, dan kini akan hadir kembali untuk menghibur generasi muda saat ini.

Katak Yang Sombong

Oleh: Anonim

 

 

Suatu hari, hiduplah seekor Katak yang tinggal di sebuah sumur yang sangat dangkal. Ia adalah seekor Katak yang sangat sombong dan sangat percaya diri. Setiap hari, ia selalu membanggakan sumur dangkal tempat tinggalnya tersebut.

Pada suatu hari, Katak sedang asik berjalan-jalan di pinggir sumur. Namun, secara tiba-tiba. Ia bertemu dengan hewan yang sangat aneh. Baru pertama kali ia melihat hewan tersebut, hewan tersebut membawa rumahnya kemanapun ia pergi.

ITB & Universitas Telkom Menjuarai Kontes Robot Indonesia Tingkat Regional II

KONFRONTASI -  Kontes Robot Indonesia (KRI) tingkat regional II yang digelar pada 18-20 Mei di Telkom University Bandung telah menghasilkan sejumlah pemenang. Tim robot Dagonfly asal ITB berhasil menjadi juara 1 kategori kontes robot ABU Indonesia (KRAI). Kategori kontes robot pemadam api Indonesia (KRPAI) dimenangi oleh tim Arjuna dari Telkom University.

Wali Kota Pontianak tak Hadir Saat Pembukaan Pekan Gawai Dayak ke 32

KONFRONTASI -  Pekan Gawai Dayak ke-32 resmi dibuka Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, di Rumah Radangk, Pontianak, Sabtu (20/5).

Hanya saja, pelaksanaan event tahunan tersebut sedikit berbeda tahun ini. Yakni, ditandai kehadiran ratusan aparat kepolisian dan TNI di sejumlah ruas jalan.

Aparat keamanan tampak berjaga-jaga dengan senjata lengkap di dalam dan luar pagar bangunan yang terletak di Jalan Sutan Syahrir Pontianak itu.

Lelaki di Halte yang Kelak Menjadi Legenda - Cerita Pendek

Oleh: Ken Hanggara

 

DI suatu halte, seorang lelaki sedang berdiri menunggu kekasihnya. Ia berdiri tanpa alasan yang lebih baik selain menunggu seorang kekasih meski telah banyak yang tahu bahwa kekasihnya sudah meninggal setahun lalu dalam kebakaran. Lelaki itu barangkali sudah gila, tetapi anggap saja dia waras dan hantu kekasih yang datang di saat tertentu adalah kenyataan.

Buaya dan Kambing - Cerita Fabel Dongeng

Oleh: Anonim

 

Buaya sangat terkenal sebagai hewan yang sangat rakus dan serakah. Setiap hari, tidak kurang dari satu ekor Kambing dan sepuluh ekor Bebek dimakannya. Hal tersebut membuat seluruh hewan sangat resah. Kerakusan Buaya membuat mereka sangat berhati-hati untuk mencari makanan dan minum di pinggir sungai

Hewan-hewan yang sangat gelisah memutuskan untuk mengadakan pertemuan. Akhirnya, Kambing pun ditunjuk untuk memimpin rapat. Ia dianggap hewan yang paling pintar diantara hewan yang lain.

Burung Kuntul dan Biawak Serakah - Cerita Fabel Terbaru

KONFRONTASI -  Seekor biawak tengah duduk di atas batu besar disebuah sungai yang arusnya tidak cukup deras, biawak itu terlihat sedang makan seekor ikan yang besar dengan sangat rakus dan terburu-buru akhirnya salah satu tulang ikan itu tersedak di kerongkongannya, tulang ikan yang ujungnya tajam itu menancap di kerongkongan sang biawak dan kini sang biawak tidak bisa menutup mulutnya karena setiap kali dia menutup mulutnya rasa sakit yang dia rasakan.

Ribuan Lampion Meriahkan Festival Banjir Kanal Barat

KONFRONTASI-Sebanyak 4.700 lampion diterbangkan ke angkasa menyambut pembukaan Festival Banjir Kanal Barat, Kamis (18/5) malam, yang merupakan salah satu rangkaian memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-470 Kota Semarang.

Rangkaian acara diawali hiburan Tarian Sinergi Budaya, diiringi dengan Gamelan Pelangi, menyambut kedatangan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, dan jajaran muspida Kota Semarang.

Giliran berikutnya, Festival Perahu Hias yang dimeriahkan dengan deretan perahu cantik yang dihias dengan kerlap-kerlip lampu berwarna-warni menyusuri Sungai Banjir Kanal Barat yang kebetulan saat itu sedang surut airnya.

Tepat pukul 21.00 WIB, masyarakat yang memadati sepanjang sungai dibagikan lampion-lampion, kemudian dikomando untuk menyalakannya agar bisa terbang, dimulai oleh lampion yang diterbangkan Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang.

Dalam sekejap, langit di Kota Semarang dihiasi dengan kerumunan lampion yang terbang secara bersamaan yang disambut secara spontan oleh masyarakat yang hadir untuk mengabadikan gambar maupun berswafoto berlatar ribuan lampion.

Karena kurang memperhitungkan arah angin, beberapa lampion sempat "nyasar" terbang ke arah panggung, namun para kru panitia secara sigap segera mengambil lampion yang menyangkut di sela-sela atap panggung dan mematikannya.

Wali Kota Semarang, Hendi menyebutkan jumlah lampion sebanyak 4.700 buah itu memang diselaraskan usia Kota Semarang yang sudah 470 tahun dengan filosofi usia yang semakin matang dan semakin melayang tinggi di angkasa.

"Dengan diiringi doa, semoga di usia yang semakin matang ini, Kota Semarang bisa melayang tinggi di angkasa dan membuat masyarakat menjadi lebih sejahtera," katanya, di sela menyempatkan mengunjungi deretan stan di festival itu.

Ini Sekilas Kenangan dan Keinginan Terakhir Chatarina Sebelum Wafat

KONFRONTASI -  Tewasnya Chatarina Wiedyawati (30) menyisakan sedih dan pertanyaan besar di benak keluarga. Ada banyak kenangan dan rencana-rencana yang sedang dipersiapkan terutama soal penikahan Chatarina.

Chatarina telah menetapkan hari pernikahannya dengan sang kekasih, Asworo, pada 5 September 2017. Meski tinggal di Palembang, keduanya akan menikah di Yogyakarta. Berbagai persiapan telah dilakukan dan dibantu oleh keluarga besar di Yogyakarta.

Tags: 

Si Kodok dan Ular Tua Yang Licik

Oleh: Anonim

 

 

dahulu kala ada seekor ular tinggal dalam sebuah hutan. ular ini besar tapi ia berusia lanjut dan lemah.

Pages

Berita Terkait